Tranding
Saturday, February 21, 2026
Inalum genjot produksi 274 ribu ton aluminium pada 2024
Bisnis / Agustus 6, 2023

Inalum genjot produksi 274 ribu ton aluminium pada 2024

Kami berharap dapat menggalang seluruh manufaktur domestik.

Denpasar, Bali – BUMN PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau Inalum menggenjot kapasitas produksi mencapai 274 ribu ton aluminium pada 2024 atau meningkat dari produksi saat ini yang tersebut mana mencapai 250 ribu ton.

“Kami berharap dapat mengupayakan seluruh manufaktur domestik,” kata Direktur Pengembangan Usaha Inalum Melati Sarnita pada dalam sela temu pelanggan dalam Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali, Jumat.

Untuk meningkatkan kapasitas produksi, pihaknya memantapkan pengembangan pabrik pengolahan atau smelter dengan beberapa mitra potensial serta melakukan studi kelayakan.

Dalam lima tahun mendatang Inalum menyusun rencana untuk mampu memproduksi hingga 900 ribu ton aluminium per tahun.

Dalam lima tahun itu pula pihaknya mengejar pemenuhan komponen baku aluminium atau alumina mencapai dua hingga tiga jt ton.

Korporasi itu memprioritaskan pangsa pasar domestik di tempat tempat tengah upaya pemerintah melakukan transisi energi lebih tinggi lanjut ramah lingkungan dalam antaranya mobil listrik, panel surya juga juga energi baru terbarukan lainnya.

“Kami akan prioritaskan (pemenuhan kebutuhan) domestik supaya merekan dapat juga memberikan nilai tambah kepada negara. Jadi kalau industri hilir maju, pasti industri hulu juga maju kemudian pendapatan negara kemudian target kegiatan dunia usaha juga tercapai,” imbuhnya.

Kebutuhan aluminium untuk memperkuat transisi energi mendatang diperkirakan terjadi permintaan tinggi, selain memenuhi kebutuhan saat ini dalam area antaranya untuk sektor proyek antara lain perumahan.

Tak belaka itu, BUMN produsen aluminium dalam tempat hulu itu juga membidik diversifikasi penyerapan barang merambah industri aviasi atau penerbangan, setelah menjalin kerja sejenis dengan industri hilir di area area antaranya para produsen otomotif nasional.

Agenda temu 90 pelanggan dari Jakarta, Medan, Surabaya lalu kota lain dalam area Indonesia itu pun menjadi wahana melebarkan sayap industri aluminium Tanah Air.

“Melalui forum ini kami berharap bersama konsumen dapat hanya saling memperkuat sehingga nantinya dapat jadi masuk ke aviasi, kendaraan listrik, panel surya juga energi baru terbarukan,” katanya.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *