Tranding
Thursday, March 12, 2026
JSEF 2023 memperkenalkan item UMKM Jatim
Bisnis / Agustus 1, 2023

JSEF 2023 memperkenalkan item UMKM Jatim

Pameran ini menjadi bagian untuk mengangkat UMKM Jatim naik kelas.

Surabaya – Jatim Super Exhibition Fair (JSEF) 2023 yang digunakan itu digelar di tempat tempat Kota Surabaya selama tiga hari, 20-22 Oktober, merupakan salah satu upaya untuk memperkenalkan komoditas perusahaan mikro, kecil, juga menengah (UMKM) pada tempat Jawa Timur.

Wakil Gubernur Jawa Timur (Wagub Jatim) Emil Elestianto Dardak menjelaskan kegiatan dalam rangkaian peringatan hari jadi ke-78 provinsi itu tiada belaka menampilkan 150 stan pameran barang UMKM, tapi juga diisi dengan berbagai hiburan menarik, seperti festival band, menyanyi, kompetisi fesyen, serta lomba mewarnai untuk anak-anak.

"Kegiatan ini gratis juga terbuka untuk warga umum," katanya saat membuka JSEF 2023, di dalam tempat Pusat Perbelanjaan Surabaya Town Square (Sutos), Jumat.

Wagub Emil menginformasikan JSEF 2023 bukan semata-mata belaka dipusatkan di area tempat Sutos, tapi juga digelar di dalam tempat berbagai titik dalam kabupaten/kota lainnya dalam area Jatim. Salah satunya dalam Malang Creative Center.

"Pameran ini menjadi bagian untuk mengangkat UMKM Jatim naik kelas. Selain itu untuk mengenalkan komoditas UMKM kepada umum luas," ujarnya pula. Maka Mantan Bupati Trenggalek itu mengajak masyarakat Jatim untuk hadir lalu juga meramaikan JSEF 2023.

"Di dalam tempat ini ada berbagai macam item UMKM Jatim yang dimaksud luar biasa menarik. Mulai makanan, produk-produk fesyen, kerajinan serta lain-lain. Jadi ayo bersama-sama kita borong item UMKM Jatim," katanya lagi.

Lebih lanjut Wagub Emil memacu agar gelaran pameran UMKM seperti JSEF ini harus digencarkan promosinya melalui media sosial maupun ajakan langsung ke teman atau saudara. Sehingga penduduk sanggup mengambil bagian hadir kemudian membeli produk-produk UMKM Jatim yang digunakan berkualitas.

Menurutnya, pemasaran item UMKM Jatim harus terus dilakukan. Terlebih kontribusi sektor UMKM terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Jatim mencapai 58,36 persen pada akhir 2022 lalu. Artinya sektor UMKM menjadi tulang punggung perekonomian Jatim.

"Belum lama ini ramai dengan informasi adanya pelaku UMKM yang mana digunakan mengeluhkan terkait jualan secara daring dalam dalam media sosial. Tapi juga ada pihak yang mana dimaksud justru setuju dengan adanya perdagangan daring juga luring. Kita memang sedang mencari yang mana terbaik dari keduanya," katanya.

Wagub Emil mengatakan, yang mana mana paling penting UMKM dapat maju lalu juga tidaklah tergilas oleh pelaku bidang bidang usaha besar.

"Tentunya kita butuh sinergi dan juga juga kolaborasi bersama. Bergotong royong bersama-sama. Ibarat sapu lidi kalau diikat pasti akan lebih banyak lanjut kuat," ujarnya pula.

Suami artis Arumi Bachsin itu memberikan semangat kepada para pelaku UMKM, agar tidaklah mudah menyerah lalu saling menyokong satu dengan yang dimaksud dimaksud lain.

"Berdasarkan total keseluruhan stan, berarti pada di area lokasi ini ada 150 pelaku UMKM. Bayangkan kalau masing-masing saling memberikan dukungan, membantu penawaran satu sebanding lain, pasti lingkungan ini akan seimbang kemudian mampu saling berbagi pengalaman. Misal ada yang digunakan dimaksud jalan-jalan sekaligus belanja batik juga kemudian sekalian makan. Jadi saling mendukung," ujarnya lagi.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *