Tranding
Saturday, February 21, 2026
Toyota Respons Ekspor Mobil CBU ke Meksiko Terkendala Kuota
Otomotif / Oktober 3, 2023

Toyota Respons Ekspor Mobil CBU ke Meksiko Terkendala Kuota

 dari Indonesia ke wilayah Amerika Latin khususnya Meksiko menjadi sorotan dikarenakan negara itu menerapkan kebijakan kuota impor mobil dalam bentuk Completely Built Up (CBU).

Bob Azam selaku Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) mengatakan pembatasan ini berpotensi menghambat total total ekspor mobil buatan Indonesia ke luar negeri.

“Potensi increase export-nya yang tersebut digunakan tertahan,” ucap Bob ketika dihubungi, Kamis (19/10).

Pihak TMMIN menurut Bob masih menghitung prospek jumlah total keseluruhan mobil CBU yang mana bukan dapat jadi masuk Meksiko.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko) Airlangga Hartarto sebelumnya menjelaskan mobil-mobil dari Tanah Air terkendala masuk negara yang mana akibat antara Indonesia dengan Meksiko belum miliki Perjanjian Komprehensif juga Progresif untuk Kemitraan TransPasifik (CPTPP) danFree Trade Agreement(FTA) sehingga kuota terbatas.

Pemerintah pun akan berbicara dengan Meksiko untuk menambah kuota impor kendaraan roda empat CBU.

“Ada cara untuk bagaimana kita dapat masuk untuk pasar yang dimaksud digunakan lebih besar tinggi luas dalam negara-negara Amerika Latin, antara lain pemerintah sedang mempelajari CPTPP, lantaran CPTPP akan membuka pasar seluruhnya dalam dalam Amerika Latin,” kata Airlangga pada Tangerang, Banten, Rabu (19/10).

CPTPP merupakan sebuah perjanjian dagang antara Australia, Brunei Darussalam, Kanada, Chile, Jepang, Malaysia, Meksiko, Selandia Baru, Peru, Singapura juga juga Vietnam.

Terkait dengan perjanjian bilateral antara Indonesia serta Meksiko, Airlangga menyebut terjadi hubungan dagang antar kedua negara. Namun demikian, negosiasi yang akan terus didorong.

“FTA itu tidaklah satu tahun (selesai dalam satu tahun), itu 1-2 tahun baru kita bisa saja jadi akses pasarnya,” ujar Airlangga.

Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga menegaskan Kementerian Perdagangan kemudian Kementerian Luar Negeri berkomitmen untuk meningkatkan ekspor otomotif ke wilayah Amerika Latin juga Meksiko, di area tempat antaranya melalui perjanjian perdagangan bebas atauFTA serta penambahan kuota impor.

Jerry menyampaikan, saat ini FTA dengan Amerika Latin juga juga Meksiko masih dalam proses penjajakan serta cukup bergerak dibahas beberapa kementerian kemudian lembaga terkait.

Menurut dia, Kementerian Luar Negeri sangat bergerak dalam memberikan diplomasi kegiatan ekonomi dalam mancanegara.

“Sedang di-assess oleh unit kemudian juga oleh beberapa kementerian/lembaga, dari Kemlu juga sangat aktif, jadi saya pikir ini menjadi salah satu catatan juga,” ujar Jerry.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *